Selasa, 15 Desember 2020

Manfaat berpelukan dari kedokteran

Seberapa sering anda memeluk suami, pacar, adik atau sahabat anda?

Sering, jarang atau malah tidak pernah. Hmmm, berpelukan itu ternyata

penting lho. Sebuah penelitian menunjukkan stres bisa berkurang hanya

dengan berpelukan. Masa sih?

Berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh jurnal Psychosomatic

Medicine, pelukan hangat dapat melepaskan oxytocin, hormon yang

berhubungan dengan perasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan

menekan hormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh.

Untuk melakukan penelitian ini, Dr Karen Grewen, peneliti asal

Universitas North Carolina mengumpulkan 38 pasangan dalam satu tempat.

Ke-38 pasangan tersebut diminta untuk membicarakan hal-hal bahagia yang

pernah mereka alami. Mereka juga diminta untuk menonton sebuah film

romantis selama lima menit kemudian berpelukan selama 20 detik.

Sebelum semua kegiatan di atas dilakukan, Dr Karen dibantu

rekan-rekannya melakukan pengukuran terhadap tekanan darah, tingkat

stres dan jumlah hormon oxytocin. Hasilnya, tingkat stres semua orang

yang diteliti berkurang. Hormon penyebab stres, cortisol dan

norepinephrine, menurun jumlahnya karena tergantikan oleh hormon

oxytocin. Dan hasil akhirnya bisa memberikan kontribusi untuk kesehatan

jantung anda.

Penelitian tersebut juga menunjukan wanita lebih responsif untuk memeluk

pasangannya. Menurut Dr Karen, hal itu terjadi karena oxytocin lebih

memiliki hubungan dekat dengan hormon estrogen yang diproduksi wanita.

Dalam kehidupan nyata hormon oxytocin ini bisa tercipta di sebuah

perkawinan yang sehat. Artinya pernikahan tersebut bukanlah pernikahan

yang sering diwarnai percekcokan bahkan kekerasan.

"Tidak semua orang memiliki pernikahan yang membahagiakan. Tapi kualitas

dari hubungan pernikahan itu bisa menjadi tolak ukur kesehatan

seseorang," urai Grewen,

Seorang ahli jantung yang berasal dari American Heart Association, Dr.

Nieca Goldberg menambahkan penjelasan Grewen di atas.

"Inti dari penelitian ini adalah untuk menunjukan bahwa dukungan secara

emosional dan psikologis bisa berpengaruh pada kesehatan jantung dan

pikiran," jelasnya.

"Wanita yang tidak bahagia dalam pernikahannya, memiliki kecenderungan

lebih tinggi untuk terkena serangan jantung. Kurangnya dukungan terhadap

mereka berdampak negatif untuk kesehatan," tambah Goldberg lagi.

Dari hasil penelitian Dr Karren kita juga jadi tahu berteman dengan

orang yang memiliki jenis kelamin sama bisa mengurangi tingkat stres

pikiran. "Teman, hewan peliharaan bisa meningkatkan jumlah hormon

oxytocin dan ini tentu suatu hal yang positif," imbuhnya.

So, pelukan nggak selalu harus didapat dari pasangan. Buat anda yang

jomblo alias single, pelukan dengan teman atau kucing kesayangan juga

bisa mengurangi stres. Selamat berpelukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wakasa Gold

 CNI WAKASA GOLD Wakasa Gold memiliki kandungan ekstrak CGF (Chlorella Growth Factor) hingga 40% dengan cita rasa lemon. Manfaat : Mempercep...