Sekitar 50% pasangan infertil dapat berhasil hamil. Hal ini memberikan rasa optimistik baik bagi dokter maupun pasiennya. Tindakan-tindakan diagnostik seringkali pula merupakan rangsangan pengobatan, misalnya pemeriksaan vaginal dan sondase uterus dapat menaikkan laju kehamilan sebesar 10-15%. Uji patensi tuba bersama dengan dilatasi dan kuretase ternyata dapat menggandakan laju pembuahan.
Penyebab infertilitas
Jenis pengobatan
Suami
Hidrokel
Aspirasi atau eksisi
Varikokel
Ligasi
Bendungan vasa atau epididimis
Operasi pintas
Oligozoospermia
FSH dan hCG, FIV dengan SSIS
Gangguan spermatogenesis
Hindari berendam air panas dan pemakaian celana ketat
Istri
Tuberkulosis
Tuberkulostatika
Endometriosis
Operasi, koagulasi listrik atau laser, progesteron, danazol, medroksiprogesteron asetat, dehidroretroprogesteron, antiprogestin, anastrosol
Miom uterus operabel
Operasi konservatif
Spasme tuba
Hiosin amilnitrit, triemonium
Obstruksi tuba
Operasi rekonstruksi, FIV
Gangguan ovulasi
Pemicuan ovulasi (klomifen sitrat, epimestrol, tamoksifen, siklofenil, metformin, pioglutazon, hMG/hCG, FSH-murni, GnRH); pelubangan (drilling) ovarium
Keduanya
Idiopatik
Inseminasi buatan, TAGIT, TAPIT, TAZIT, FIV, SSIS, Adopsi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar