TESTIMONI PENDERITA KANGKER PANYUDARA
MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI
Mengawali kisahnya, Mahmudah bercerita ketika dia mengalami kerontokan rambut akibat terapi pascaoperasi kanker payudara. Ia bermaksud memendekkan rambutnya agar dampak kemoterapi nir terlalu ?Menyiksa?Nya. Di salon itulah Mahmudah bertemu & berkenalan menggunakan perempuan luar biasa yang akan sebagai upline-nya pada bisnis CNI, Cici Purnomo. Lewat ajakan yang ramah dan bersahabat Mahmudah pun bergabung sebagai mitra usaha CNI. Tak usang selesainya itu mahmudah mengikuti anjuran upline-nya buat mulai mengonsumsi kuliner kesehatan CNI. Pada masa kemoterapi & penyinaran, mahmudah mengonsumsi Wakasa 3x1 sloki sehari, CNI Ester-C Plus 3x2 tablet sehari & CNI Lyophilized Royal Jelly.
Hasilnya sungguh luar biasa ! Setelah rutin mengonsumsi produk-produk tersebut, Mahmudah mengalami peningkatan berat badan yang signifikan. Rambutnya pun sanggup kembali lebat. Sampai-sampai dokter yg menerapinya pun kagum dan bertanya, apa rahasianya sanggup begitu bugar, padahal masih pada tahap terapi kanker. Banyak orang yg memerlukan ketika berminggu-minggu bahkan hingga berbulan-bulan buat memulihkan kebugaran & nafsu makannya. Sementara Mahmudah cukup memerlukan saat dua minggu saja buat memulihka6n nafsu makannya. Begitu pula impak terapi yang umumnya sangat keras dan sanggup mengeriputkan kulit seakan tidak terdapat efeknya bagi perempuan ini.
Kini seluruh terapi sudah selesai beliau jalankan, tinggal bagaimana dia menjaga kesehatan tubuhnya dengan selalu mengikuti pola hidup yg sehat. Ibu dari 2 anak ini tampak begitu bersemangat menjalani hari-harinya. Bahkan selama terapi ia tetap aktif tidak selaras dengan yg lain padalah menurut dokter, terapi yang di jalaninya sangat berat bagi kebanyakan pasien.
Menutup kisahnya, Mahmudah menitipkan pesan dalam redaksi, untuk disampaikan pada seluruh mitra CNI. Yang sudah terbukti mutu dan keuntungannya. ?Mencegah lebih baik daripada mengobati, makanya selalu berpola hayati sehat dan konsumsi selalu kuliner kesehatan berdasarkan CNI.? Ujarnya.
(Mahmudah, Banjarmasin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar